Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas Bumi dan Umum Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah

DPC FSP KEP KSPI KABUPATEN KARANGANYAR JAWA TENGAH

Jumat, 10 Agustus 2012

BAHAYA DI TEMPAT KERJA

Bahaya di tempat kerja adalah segala sesuatu di tempat kerja yang dapat melukai anda, baik secara fisik maupun mental.

Bahaya terhadap keselamatan adalah yang dapat mengakibatkan kecelakaan dan luka secara langsung.

Contoh : Benda-benda panas dan lantai yang licin

· Bahan kimia berbahaya adalah gas, uap, cairan, atau debu yang dapat membahayakan tubuh.

Contoh : Bahan-bahan pembersih atau pestisida.

· Ancaman bahaya lainnya adalah hal-hal berbahaya, yang belum termasuk dalam kategori di atas, yang dapat melukai atau mengakibatkan sakit. Bahaya ini tidak tampak jelas karena tidak mengakibatkan masalah kesehatan dalam waktu dekat.

Contoh: Kebisingan, stress, penyakit menular, atau gerakan yang berulang-ulang.

TABEL BAHAYA DI TEMPAT KERJA

Tabel ini adalah contoh dari tabel bahaya di tempat kerja yang telah lengkap. Tiap tabel akan tampak berbeda tergantung dari kasus bahaya yang mereka hadapi dalam pekerjaan,


BAHAN KIMIA

BERBAHAYA

ANCAMAN

BAHAYA LAINNYA

BAHAYA TERHADAP

KESELAMATAN

Pelarut/pembersih

Kebisingan

Listrik

Asam / bahan yang menyebabkan iritasi

Radiasi

Kebakaran / ledakan

Debu (asbes, silika, kayu dan serbuk besi)

Gerakan yang berulang-ulang

Mesin-mesin tanpa pelindung

Logam berat (timah hitam, arsenik, air raksa)

Posisi tubuh yang tidak nyaman

Mengangkat benda-benda yang berat

Polusi udara

Panas / dingin

Pengaturan tempat kerja (Berantakan, penyimpanan barang yang tidak baik)

Pestisida

Stress / pelecehan

Kendaraan bermotor

Resin

Beban kerja / irama kerja

BAHAN KIMIA DAN KESEHATAN ANDA

Untuk mengetahui apakah suatu gangguan kesehatan berkaitan dengan pekerjaan tidaklah selalu mudah. Jangan mengabaikan pusing-pusing, flu, dan batuk yang terlalu sering, rasa kantuk berat, penyakit kulit, atau ganggung kesehatan lainnya yang anda rasa berhubungan dengan pekerjaan.

Bagaimana untuk mengetahui apakah saya berhubungan dengan bahan kimia berbahaya di tempat kerja?

1. Bahan kimia apa saja yang saya gunakan di tempat kerja?

Beberapa jenis bahan kimia mengandung racun. Periksa label pada bahan kimia yang anda gunakan.

2. Bagaimana bahan kimia tersebut digunakan?

Cara menggunakan bahan kimia dapat menentukan apakah bahan tersebut akan mempengaruhi tubuh. Beberapa proses jauh lebih berbahaya dari yang lain. Contohnya kemungkinan pekerja untuk menghirup suatu bahan kimia lebih besar bila suatu bahan tersebut dipanaskan atau diamplas.

Bahan kimia beracun tidak akan mempengaruhi anda jika tidak masuk ke dalam tubuh. Bahan tersebut dapat masuk ke dalam tubuh jika dihirup, secara tidak sengaja tertelan, atau tersentuh kulit.

3. Bagaimana menentukan kadar racun dari suatu bahan kimia, dan berapa banyak dari bahan masuk ke dalam tubuh kita?

Bahan kimia mempunyai kadar racun yang berlainan. Apabila anda hanya berhubungan dengan sejumlah kecil bahan yang racunnya rendah, anda tidak akan sakit. Sementara beberapa bahan kimia akan meracuni anda kendati anda hanya berhubungan dengan sejumlah kecil bahan kimia tersebut.

BAGAIMANA BAHAN KIMIA DAPAT MASUK KE DALAM TUBUH?

Bahan kimia harus masuk ke dalam tubuh seseorang untuk dapat mempengaruhi kesehatan. Ada tiga cara bahan-bahan kimia tersebut masuk ke dalam tubuh, yakni :

1. HIDUNG

Menghirup gas kimia, uap, atau debu di udara.

2. KULIT

Bahan kimia dapat terserap melalui kulit termasuk mata.

3. MULUT

Menghirup atau menelan bahan kimia yang jatuh ke dalam makanan, minuman, rokok, janggut atau tangan.

Apabila bahan kimia masuk ke dalam tubuh, dia akan masuk ke dalam peredaran darah, dan mencapai organ-organ tubuh.

BAGAIMANA PENGARUH BAHAN KIMIA TERHADAP TUBUH ANDA

Gejala-gejala ini mungkin disebabkan oleh bahan kimia atau kondisi di tempat kerja

Gejala – gejala

Penyebab

KEPALA

Pusing, kantuk yang berat

Pelarut, cat, ozon, asap (termasuk rokok)

MATA

Merah, berair, gatal, rasa lelah

Asap, gas dan uap, debu, radiasi utraviolet, cat, cairan pembersih

HIDUNG & TENGGORAKAN

Bersin-bersin, batuk-batuk yang sering, radang tenggorokan

Asap, gas dan uap, debu, cat, cairan pembersih

DADA & PARU-PARU

Asma, batuk, sesak napas, kanker

paru-paru

Debu logam, debu, asap, pelarut, cat, cairan pembersih

PERUT

Mual, muntah, sakit perut melilit

Debu logam, pelarut cat, menghiruip timbal dalam waktu lama

KULIT

Merah, kering, gatal, kanker kulit

Pelarut, radiasi, chrominum, nikel, detergen dan cairan pembersih, cat

SYARAF

Tegang, emosi, lesu, tremor

Berhubungan dengan pelarut atau timbal dalam waktu lama

ALAT REPRODUKSI

Untuk pria : mengurangi jumlah sperma, merusak sperma, impoten

Untuk wanita : merusak siklus menstruasi, keguguran, merusak sel telur atau bayi dalam kandungan

Timbal, toulena dan pelarut lainnya, radiasi, etil oxida, hellium, benzena

EFEK JANGKA PENDEK DAN JANGKA PANJANG AKIBAT PAPARAN BAHAN KIMIA

Efek dari bahan kimia beracun terhadap tubuh dapat terjadi dalam jangka pendek (akut) ataupun jangka panjang (kronis).

Efek yang akut tampak seketika setelah anda keracunan bahan kimia. Efeknya ada yang ringan, seperti gatal-gatal di hidung atau genggorokan atau berat seperti kerusakan mata atau pingsan karena menghirup asap beracun.

Gangguan kesehatan dari efek yang kronis timbul bertahun-tahun kemudian. Efek ini biasanya ditimbulkan oleh kontak dengan bahan berbahaya dalam waktu yang lama. Efeknya biasanya permanen.

Beberapa jenis bahan kimia menyebabkan efek yang akut dan kronis sekaligus. Contohnya, menghirup udara pelarut akan menyebabkan kantuk seketika. Jika seseorang menghirup uap pelarut tersebut dalam waktu yang lama (beberapa tahun) dapat mengakibatkan rusaknya hati.

Dosis : Apa yang Mempengaruhi Resiko?

Faktor yang menentukan apakah pekerja yang berhubungan dengan bahan kimia akan sakit

C o n t o h

1. Kadar racun dari bahan kimia

Semakin beracun suatu bahan, semakin besar kemungkinan gangguan kesehatan, bahkan untuk dosis kecil. Metil alkohol, yang dapat menyebabkan kebutaan, lebih beracun dibandingkan dengan etil alkohol, yang digunakan untuk minuman beralkohol. Metilen klorida adalah pelarut yang lebih beracun dibandingkan dengan etil klorida dan eseton.

2. Jumlah bahan kimia yang terkontak dengan pekerja (di udara, atau tersentuh kulit, mata atau mulut)

Aseton adalah pelarut yang juga dipakai sebagai penghilang cat kuku. Dalam jumlah besar, zat ini dapat membahayakan pekerja

3. Berapa lama pekerja ber-hubungan dengan bahan kimia tersebut

Seseorang mungkin menggunakan bahan kimia yang sama selama setengah jam sehari, sedangkan yang lainnya selama 8 jam sehari. Juga seseorang mungkin mengerjakan hal tersebut selama sebulan, sementara yang lain selama 20 tahun.

Faktor yang menentukan apakah pekerja yang berhubungan dengan bahan kimia akan sakit

C o n t o h

4. Bagaimana proses masuknya bahan kimia ke dalam tubuh

Beberapa jenis bahan kimia seperti pestisida paration sangat beracun dan dapat masuk ke tubuh melalui kulit, pernapasan, atau saluran pencernaan. Sementara asbes paling berbahaya jika terhirup. Misalnya sebuah rumah menggunakan asbes sebagai insulasi, namun asbes tersebut tidak diganggu dan menjadi debu di udara, dia tidak akan menyebabkan sakit.

5. Faktor individu (keturunan, ukuran tubuh, umur, perokok atau bukan, peminum atau bukan, alergi, pengaruh bahan kimia lain)

Timbal lebih berbahaya pada anak kecil dibandingkan pada orang dewasa karena efeknya pada pertumbuhan otak dan syarat. Apabila dua orang bekerja dengan asbes dan salah satunya perokok, maka si perokok lebih mudah terkena kanker paru-paru dibanding yang lain.

Label Bahan Kimia

Apa yang diinformasikan label bahan kimia?

Di bawah peraturan ‘Hak untuk tahu’, label dari pemasok hanya perlu mencantumkan informasi :

1. Identitas produk, seperti nama dagang bahan tersebut.

2. Peringatan bahaya termasuk bentuk/jenis bahaya apa yang dapat ditimbulkannya (contohnya : dapat merusak paru-paru atau ginjal atau menyebabkan kanker)

3. Nama dan alamat dari pembuat dan atau pemasok

Beberapa label mungkin menyertakan informasi tambahan, dengan menggunakan kata-kata “Awas” atau “Berbahaya bila terhirup”

NATRIUM HIDROKSIDA

SODA API

RACUN ! BERBAHAYA!

DAPAT MENYEBABKAN LUKA BAKAR

MEMATIKAN JIKA TERHIRUP

Jangan terkena mata, kulit, atau pakaian. Hindari menghirup debunya

simpan di tempat rapat. Gunakan ventilasi yang cukup. Cuci tangan setelah bekerja.

EFEK JIKA TERLALU BANYAK KONTAK : Jika termakan akan menyebabkan gatal atau luka di mulut. Jika tersentuh kulit atau mata akan menyebabkan gatal atau luka parah.

PERTOLONGAN PERTAMA : Jika tertelan, jangan dipaksakan muntah; jika penderita sadar, beri banyak minum. Diikuti dengan minum cuka encer, sari buah, atau putih telur yang dicampur air. Jika tersentuh, segera basuh mata atau kulit dengan air yang mengalir selama 15 menit, sambil melepaskan baju dan sepatu yang terkena. Cuci pakaian tersebut sebelum digunakan kembali.

CAS NO.[1210.73.2]

Apa yang seringkali tidak terdapat pada label bahan kimia?

Banyak informasi yang sering tidak terdapat pada label bahan kimia, yakni :

· Apa yang harus dilakukan jika bahan kimia tersebut tertumpah

· Bagaimana penyimpanannya dengan aman

· Bagaimana melindungi diri sendiri dari efek yang membahayakan kesehatan


Ingat : Semua produk kimia di tempat kerja seharusnya mempunyai label. Jika bahan tersebut dituangkan ke tempat yang lebih kecil dan dibawa ke bagian lain, bahan tersebut harus diberi label.

Apa yang bisa saya pelajari tentang efek bahan kimia terhadap kesehatan dari lembaran data keselamatan bahan?

Informasi dari lembaran data bagian ini termasuk :

ý Bagaimana bahan kimia tersebut masuk ke dalam tubuh?

: Terhirup (pernapasan)

: Kulit (terserap melalui pori-pori atau merusak kulit)

: Tertelan (saluran pencernaan)

ý Gangguan kesehatan apa yang dapat disebabkan oleh bahan kimia tersebut?

: Akut (efek terjadi sektika setelah kontak dengan bahan kimia)

: Kronis (efek terlihat setelah bertahun-tahun)

ý Apakah bahan kimia tersebut menyebabkan kanker?

Bahan kimia yang menyebabkan kanker disebut karsinogen. Lembaran data seharusnya memberitahu apakah bahan kimia yang ada termasuk karsinogen.

ý Kondisi kesehatan macam apa yang dapat menyebabkan efek bahan kimia tersebut bertambah parah?

Sebagai contoh, penderita beberapa jenis gangguan jantung harus menghindari kontak dengan metil klorida dan tri-kloro-metana

Hal-hal Penting Dalam Memonitor Kesehatan Industri:

q Semua jenis bahan kimia (gas, uap, cairan, padat, asap) dapat dimonitor

q Setiap bahan kimia mempunyai metoda monitoring tersendiri yang memerlukan peralatan khusus – tidak semua bahan kimia dapat dimonitor dengan cara dan alat yang sama

q Peralatan yang dipakai untuk mengukur tingkat bahan kimia harus dikalibrasi dan dirawat dengan baik

q Contoh dapat diambil dari beberapa variasi waktu : contoh jangka pendek (15 menit) dan contoh selama shift (8 jam atau lebih)

q Berbagai macam contoh dapat diambil, diantaranya :

· Contoh dari lingkungan yang diambil dari satu area atau workstation.

· Contoh dari ‘daerah pernapasan pribadi’ yang diambil dari alat pelindung diri yang dipakai oleh pekerja

q Strategi lain dari pengambilan contoh dapat dilakukan, diantaranya:

· Contoh acak dari semua bagian kerja dan operasi

· Contoh dari jenis pekerjaan atau operasi yang dianggap terburuk dari seluruh bagian.

Ceklis Sederhana Untuk Pelindung Mesin

q Apakah tangan jari, dan tubuh bekerja berada pada tempat yang berbahaya ketika mesin bekerja, disetel, atau dirawat?.

q Apakah alat kendali untuk menyalakan dan menghentikan mesin dapat diraih dengan mudah oleh operator?.

q Apakah ban, roda, rantai, gigi dan pisau diberi lindung dengan baik?.

q Apakah bagian yang berputar ditutup atau ditempatkan pada lokasi yang tidak mudah disentuh?.

q Apakah bilah kipas yang terletak dekat lantai diberi perlindungan?.

q Apakah alat pelindung dipasang dengan baik sehingga tidak mudah lepas?.

q Apakah desain, konstruksi, atau operasi dari sistem pelindung mesin tidak menyebabkan bahaya baru bagi operator?.

q Apakah operator memperoleh pelatihan tentang cara kerja yang aman dan penting untuk memanipulasi sistem perlindungan yang ada?.

q Jika operator tidak berada dekat pekerja lain, apakah tersedia sistem alarm yang akan memberi tahu pekerja lain jika ada kecelakaan?.

KENDALA DAN HAMBATAN YANG MUNCUL DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN HAK-HAK UNTUK TEMPAT DAN KONDISI KERJA YANG SEHAT DAN AMAN

· Tidak cukup bahkan lemahnya peraturan dan hukum

· Kurangnya kemauan politis dari pemerintah untuk melaksanakan dan menegakkan peraturan dan hukum yang ada; khususnya terhadap investor asing dan perusahaan nasional yang mempunyai hubungan dengan pemegang kekuasaan

· Tidak cukup dan tidak tegasnya jumlah pengawas dan inspektur tempat kerja untuk melakukan monitoring atau pengawasan.

· Pengawas dan inspektur yang kurang terlatih serta tidak mempunyai dan menguasai peralatan yang cukup untuk mengevaluasi tempat kerja

· Korupsi dan kolusi yang dilakukan pengawas dan inspektur pabrik serta supervisor

· Kurang didefinisikannya hak-hak dari pekerja yang berpartisipasi di Komite Keselamatan (K3) atau struktur lain yang secara langsung mempengaruhi keselamatan kerja.

· Kurangnya pelatihan dan pendidikan yang sistematis untuk pekerja mengenai bahaya di tempat kerja dan bagaimana bahaya ini dapat dikenalikan.

Kendati selalu ada berbagai halangan seperti disebutkan di atas, bahwa pekerja melalui SP/SB yang mengorganisasikan tuntutannya (melalui jalur hukum) atas hak-hak mendapatkan tempat kerja yang aman, dapat berhasil meningkatkan kondisi dan lingkungan kerja di pabrik mereka, serta mendapatkan dukungan solidaritas internasional dan memberikan rasa percaya diri bagi rekan kerja mereka untuk memperjuangkan hal yang sama.

Topik Keselamatan Kerja Lainnya

Penerangan di Tempat Kerja

Penerangan yang baik di tempat kerja amatlah penting karena :

Ø Pekerja akan dapat melihat lingkungan kerjanya dan jalan keluar jika terjadi keadaan darurat.

Ø Dapat mencegah kecelakaan

Ø Mengurangi kelelahan mata dan bahaya kesehatan yang lain

Penerangan untuk keadaan darurat, yang sumber dayanya dapat berasal dari generator atau batere, diperlukan di semua lokasi kerja yang berbeda di dalam gedung dan jam kerja malam hari.

Penerangan darurat ini harus di-tes setidaknya sekali dalam sebulan.

2 komentar:

  1. Matur sukseme mas..sangat bermanfaat buat saya

    BalasHapus
  2. matur nuwun mass,,,mohon ijin membaca..

    BalasHapus

In Solidarity Forever....Salam Solidaritas Tanpa Batas!!! Cerdas Militan Bertanggung-Jawab

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews